Pengantar
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan perguruan tinggi Islam negeri yang berada di kota Malang. Nama Maulana Malik Ibrahim diambil dari tokoh walisongo yang menyebarkan Islam di Gresik. Kampusnya berlokasi di Jl. Gajayana 50, Dinoyo, Malang dan dipimpin oleh rektor Prof Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si.
Sejarah
Dahulu, kampus di daerah Dinoyo tersebut merupakan cabang dari IAIN Yogyakarta bersama IAIN cabang Surabaya dan IAIN Kediri. Kemudian Fakultas Tarbiyah IAIN Malang berada di naungan IAIN Sunan Ampel tahun 1965.
Di pertengahan 1997 bersamaan dengan perombakan sistem kelembagaan seluruh IAIN di Indonesia, IAIN Malang mengubah statusnya menjadi STAIN dan berdiri secara otonom. Sejak saat itu mereka berkomitmen mengembangkan, menambahkan dan memperbaiki segala aspek untuk dapat berdiri serta bertransformasi menjadi sebuah universitas. Akhirnya di tahun 2004 impian tersebut dapat terwujud dan menetapkan 21 Juni 2004 sebagai hari jadi universitas.
Sebelum bernama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kampus ini sempat disebut Universitas Islam Indonesia-Sudan (UIIS) karena menjalin kerjasama akademik dengan pemerintah Sudan di 2002. Kekhasan UIN Malang ialah program bilingualnya yang mengharuskan seluruh civitas akademika menguasai bahasa Inggris dan Arab. Mereka memadukan kajian keislaman dengan ilmu umum yang modern untuk mencetak SDM serba bisa.
Fakultas, Jurusan dan Program Studi
UIN ini memiliki 6 fakultas untuk program sarjana, sementara program pascasarjana terdapat 6 kajian studi untuk magister dan 2 kajian studi untuk doktoral.
Moto: "Bilingual University, Menciptakan Professional Yang Ulama' dan Ulama' yang Professional" Didirikan: 21 Juni 2004 (SK Presiden) Jenis: Perguruan Tinggi Negeri Lokasi: Jl. Gajayana No. 50,Malang 65144, Indonesia Situs web: http://www.uin-malang.ac.id