UIN Alauddin Makassar

Pengantar

Nama Alauddin untuk UIN Makassar (UIN Alauddin Makassar) diambil dari raja pertama yang memeluk islam di Kesultanan Gowa. Universitas Islam Negeri ini merupakan salah satu rayon dari kelembagaan UIN di seluruh Indonesia yang sebelumnya bernama IAIN.

Sejarah

Di Makassar UIN sudah berdiri sejak 1962 dan menjadi fakultas cabang dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, di mana dulunya sejumlah fakultas merupakan perguruan tinggi swasta yang dinegerikan. Kemudian mulai tahun 1965 para cendikia di Makassar berkomitmen membentuk IAIN Makassar yang kala itu memiliki syarat harus terdapat setidaknya 3 fakultas dan akhirnya disetujui dengan nama IAIN Al Jami'ah Al Islamiyah Al Hukumiyah, Makassar.

Pergantian nama jadi Alaudin dicetuskan kemudian oleh sejumlah tokoh seperti Andi Pangeran Daeng Rani dkk. Masih di tahun 60, pendirian IAIN Makassar juga menambahkan 2 fakultas baru sehingga total menjadi 5 fakultas. Selama perkembangannya mereka terus berbenah hingga akhirnya memiliki program pascasarjana di tahun 90-an.

Transformasi bentuk menjadi sebuah universitas baru terealisasi di 2005 atas dukungan semua elemen baik pimpinan universitas, civitas akademika hingga pemerintahan setempat.

Fakultas

Kini UIN Makassar memiliki 7 fakultas untuk program sarjana dan satu program untuk pascasarjana. Rektor yang bertugas saat ini ialah Prof. Dr. H. A. Qadir Gasing HT.,M.S. Dengan warna hijau yang mendominasi lambang universitas, UIN Makassar menggaungkan moto pencerdasan, pencerahan dan prestasi.

Jenis : Perguruan tinggi negeri Islam Lokasi: Jl. Sultan Alauddin No.63 Makassar ( Kampus I ), Jl. Sultan Alauddin N0. 36 Samata Kab. Gowa ( Kampus 2 ) Sulawesi Selatan Indonesia website: http://www.uin-alauddin.ac.id

Daftar Hotel di UIN Alauddin Makassar